Dalam bebagai literatur penelitian manajemen sumber daya manusia (HRM) selama ini menunjukkan lebih perhatian pada konteks organisasi dibandingkan pada konteks hubungan kerjasama antar organisasi seperti dalam supply chain (Farndale, Paauwe dan Boselie, 2010).

Dalam studi kasus tentang bagaimana praktik HR berkembang dalam konteks supply chain diketemukan hasil yang menunjukan bahwa terjadi efek yang mengganggu ketika praktik HR hanya terfokus pada satu tujuan saja, namun akan terjadi efek yang mendukung ketika dilakukan desain ulang proses HR dalam rangka mencapai integrasi operasional antar  perusahaan (Koulikoff-Souviron dan Harrison, 2010) .

Berdasarkan survey terhadap 437 CEO yang memimpin perusahaan besar di AS dalam delapan jenis industri diketemukan hasil bahwa CEO dengan latar belakang operasional mencapai kinerja lebih tinggi dibandingkan CEO dengan latar belakang non operasi, dan mereka memiliki kesempatan lebih besar dalam suksesi sebagai CEO bagi perusahaan (Koyuncu, Firfiray, Claes, dan Hamori, 2010).

Berdasarkan survey terhadap 201 senior profesional SCM dalam beberapa industri manufaktur, diketemukan hasil bahwa ada hubungan langsung (direct link) antara human capital dengan fleksibilitas perusahaan, dan antara fleksibilitas perusahaan manufaktur dengan keunggulan kompetitif (Jin, Hopkins, dan Wittmer, 2010).