Pengguna Seluler Indonesia Semakin Meningkat
(Dimuat di Harian Kedaulatan Rakyat, 4 Oktober 2008)
Oleh : Syeh Assery
Telepon seluler yang dahulunya merupakan barang mewah sekarang telah menjadi kebutuhan. Bahkan satu orang dapat memiliki lebih dari dua telepon seluler. Dan yang lebih menarik, banyak juga yang memiliki satu telepon seluler tapi mempunyai lebih dari satu kartu dengan cara memakai diganti ganti sesuai keperluannya.
Banyaknya pilihan-pilihan jenis telepon seluler yang ada di pasar membuat konsumen dapat memilih yang paling sesuai dengan kebutuhannya, tentunya dengan mempertimbangkan nilai kegunaan atau utilitas telepon seluler tersebut, dan biasanya harga dapat dihubungkan dengan pilihan dan nilai kegunaan atau utilitas (Nicholson, 2004).
Jumlah pengguna telepon seluler di Asia diperkirakan meningkat tiga kali lipat sejak 1990 hingga 2010. Walaupun dilanda krisis di regional Asia beberapa waktu lalu, namun kontribusi pertumbuhan line telepon seluler Asia terhadap dunia mencapai 23% di tahun 1990 dan meningkat menjadi 33% di tahun 2000, serta diprediksi mencapai 50% pada 2010 nanti (World Bank, 2001).
Fixed Assets Management System
Oleh : Syeh Assery
Berikut dijelaskan beberapa point penting tentang Fixed Assets Management System yang akan dibagi dalam:
1.1 Aset Tetap dalam Organisasi
I.2 Nilai Aset di Berbagai Perusahaan
I.3 Siklus Assets
I.4 Pentingnya Pengelolaan Assets Tetap
I.5 Ruang Lingkup Fixed Asset Management System
I.6 Kegunaan Fixed Assets Management System
I.7 Perkembangan FAMS
Intermezzo : Kurma, Truk, dan Handphone
Kemarin sore, saya dan teman saya yang bekerja di perusahaan telekomunikasi, diundang buka puasa oleh teman kami yang sekarang menjadi pemilik sekaligus presiden direktur sebuah perusahaan logistik swasta Indonesia. Terakhir saya bertemu dengannya tahun lalu saat dia memutuskan untuk berhenti menjadi karyawan sebuah perusahaan logistik tempatnya mengabdi selama sepuluh tahun. Ada perbedaan prinsip dengan pemilik perusahaan katanya.
Waktu itu saya hanya mengatakan pada dia agar bersabar bila tidak bekerja lagi karena saya juga tidak bisa memberinya pekerjaan yang sejenis dengan sektor logistik seperti itu. Yang saya bisa tawarkan waktu itu sebagai dosen tamu untuk mengisi beberapa kali pertemuan di kuliah perekonomian di Universitas tempat saya mengajar atau bila dia mau, dapat mengisi seminar-seminar manajemen dan bisnis di berbagai kota, mungkin untuk sementara dapat memberikan tambahan pendapatan baginya. Namun dia menolak karena menganggap tidak bakat menjadi pengajar dan terkesan menggurui orang lain.
Intermezzo: Kurma, Kompor Gas, dan Kompor Listrik
Kemarin sore, saya mampir ke sebuah mall untuk membeli kurma titipan keluarga sebagai persiapan buka puasa. Teman saya bilang di mall ini ada kurma yang bagus dan lebih enak dibanding yang lain. Saya pikir tidak ada salahnya sekali setahun saya mendapat kurma yang bagus dan enak. Sambil berjalan mencari kurma yang bagus saya melewati tempat pameran kompor listrik. Tampak ada 1 orang spg (sales promotion girl) sedang duduk sambil menerangkan tentang kompor listrik kepada calon pembeli seorang ibu muda berpakaian sutera halus dan membawa tas kulit yang tampak serius memperhatikan spg itu.
-
Recent
- Politik : Komoditas atau Aktivitas?
- Contoh Kritik Artikel Jurnal
- Berkolaborasi Antar Organisasi
- Strategi Mempercepat Pemberdayaan UMKM
- Disain Organisasi Modular
- Mengukur Keunggulan Bersaing
- Mengukur Efektifitas Organisasi
- Kolaborasi Antar Organisasi
- Orientasi dalam Supply Chain
- Inovasi Berkelanjutan
- Memahami Kembali tentang Keunggulan Bersaing
- Organizational Culture
-
Links
-
Archives
- July 2009 (3)
- May 2009 (4)
- April 2009 (5)
- March 2009 (3)
- February 2009 (5)
- November 2008 (1)
- October 2008 (2)
- September 2008 (4)
- August 2008 (4)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS
